Dari setiap Rp100.000 pesanan yang masuk lewat aplikasi delivery, cloud kitchen biasanya hanya menerima sebagian setelah dipotong komisi platform yang bisa mencapai 20-30 persen. Belum lagi skema pencairan dana yang berbeda-beda antara satu platform dengan platform lain, membuat pemilik cloud kitchen kesulitan menghitung omzet harian secara akurat. Di sisi lain, pesanan langsung lewat WhatsApp atau media sosial sering masih mengandalkan transfer manual yang merepotkan untuk direkonsiliasi.
Memilih payment gateway untuk bisnis F&B cloud kitchen menjadi langkah penting untuk menyatukan pembayaran dari berbagai kanal sekaligus mengurangi ketergantungan pada komisi platform delivery. Artikel ini membahas skenario penggunaannya, cara memilih payment gateway yang tepat, serta langkah mengaktifkannya untuk bisnis kuliner online Anda.
Masalah yang Sering Dihadapi Cloud Kitchen dengan Banyak Kanal Penjualan
Sebelum membahas solusinya, ada beberapa masalah operasional yang umum dialami pemilik cloud kitchen yang berjualan lewat banyak platform sekaligus.
- Pendapatan tersebar di banyak platform dengan skema pencairan berbeda. GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood masing-masing punya jadwal dan metode pencairan dana yang tidak sama, membuat perhitungan kas jadi lebih rumit.
- Sulit merekonsiliasi omzet harian. Tanpa sistem terpusat, pemilik bisnis harus membuka beberapa dashboard platform berbeda hanya untuk menghitung total penjualan dalam satu hari.
- Komisi platform delivery menggerus margin. Potongan komisi yang tinggi mendorong banyak cloud kitchen mencari cara menerima direct order tanpa harus melalui platform pihak ketiga.
- Direct order masih mengandalkan transfer manual. Pesanan yang masuk lewat WhatsApp atau media sosial sering diproses dengan cara lama, yaitu transfer bank yang harus dicek manual satu per satu.
Keempat masalah ini menunjukkan bahwa mengandalkan platform delivery saja tidak cukup untuk mengelola keuangan cloud kitchen secara efisien.
Kenapa Cloud Kitchen Butuh Payment Gateway Sendiri, Bukan Hanya Andalkan Platform Delivery
Payment gateway sendiri memberi cloud kitchen kendali lebih besar atas pendapatan, terutama untuk pesanan yang masuk di luar platform delivery. Dengan sistem ini, bisnis bisa menerima direct order langsung dari pelanggan tanpa potongan komisi seperti yang berlaku di aplikasi pihak ketiga.
Selain itu, satu sistem pembayaran memungkinkan semua transaksi—baik dari website sendiri, WhatsApp, maupun media sosial—tercatat secara terpusat. Ini juga membuka peluang membangun program loyalitas pelanggan, seperti diskon khusus atau repeat order, yang sulit dilakukan jika seluruh transaksi hanya lewat platform delivery.
3 Skenario Penggunaan Payment Gateway untuk Cloud Kitchen
Payment gateway bisa diterapkan di berbagai kanal penjualan yang biasa digunakan cloud kitchen di luar aplikasi delivery. Berikut tiga skenario yang paling umum dibutuhkan.
Direct Order Lewat WhatsApp atau Media Sosial
Saat pelanggan memesan langsung lewat chat, cloud kitchen bisa mengirimkan QRIS atau payment link agar pembayaran selesai tanpa perlu transfer manual. Pesanan ini juga sepenuhnya bebas dari potongan komisi platform delivery.
Pemesanan Lewat Website Sendiri
Bagi cloud kitchen yang sudah punya website pemesanan, integrasi pembayaran langsung di halaman checkout membuat proses order lebih profesional dan tidak kalah praktis dibanding aplikasi delivery pihak ketiga.
Pre-Order atau Paket Katering dalam Jumlah Besar
Untuk pesanan dalam jumlah besar seperti katering acara atau pre-order menu tertentu, invoice digital dengan opsi DP memudahkan cloud kitchen memastikan komitmen pelanggan sebelum mulai memproduksi pesanan dalam skala besar.
Cara Memilih Payment Gateway yang Tepat untuk Cloud Kitchen
Tidak semua payment gateway cocok untuk kebutuhan bisnis F&B. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih.
Pastikan payment gateway mendukung QRIS dan e-wallet, karena keduanya merupakan metode pembayaran favorit pelanggan F&B saat ini. Selain itu, cek juga kecepatan pencairan dana dibanding skema yang biasa berlaku di platform delivery, karena arus kas yang lebih cepat sangat membantu operasional harian dapur.
Terakhir, pilih sistem yang mudah diintegrasikan dengan WhatsApp Business atau website tanpa memerlukan tim IT yang besar, mengingat banyak cloud kitchen dijalankan dengan tim operasional yang ramping.
Cara Mengaktifkan Payment Gateway di iPaymu untuk Cloud Kitchen
Mengaktifkan payment gateway untuk kebutuhan cloud kitchen bisa dilakukan dengan langkah berikut.
- Daftar sebagai merchant iPaymu melalui halaman registrasi resmi.
- Aktifkan QRIS, payment link, dan invoice generator dari menu dashboard sesuai kanal penjualan yang digunakan.
- Sebarkan link atau kode QR untuk direct order lewat media sosial dan WhatsApp Business, sehingga pelanggan bisa langsung membayar tanpa diarahkan ke aplikasi delivery.
- Dorong direct order dengan insentif kecil, misalnya diskon khusus untuk pelanggan yang memesan langsung lewat chat, agar mereka terbiasa beralih dari platform delivery.
Cloud kitchen yang baru mulai membangun direct order bisa memulai dari QRIS untuk pelanggan yang sudah sering memesan berulang, sebelum mengintegrasikan sistem penuh di website sendiri.
Tips Mengelola Rekonsiliasi Omzet dari Banyak Kanal
Ketika cloud kitchen berjualan lewat beberapa kanal sekaligus, pengelolaan omzet perlu dipisahkan agar perhitungan margin lebih akurat.
- Pisahkan pencatatan omzet platform delivery dan direct order, sehingga pemilik bisnis bisa melihat dengan jelas berapa besar potongan komisi yang sebenarnya mengurangi margin keuntungan.
- Pantau total transaksi direct order secara real-time dari satu dashboard, tanpa perlu membuka beberapa aplikasi platform delivery hanya untuk menghitung omzet harian.
Dengan dua kebiasaan ini, pemilik cloud kitchen bisa membuat keputusan bisnis yang lebih tepat, misalnya menentukan kapan harus lebih agresif mendorong direct order dibanding mengandalkan platform delivery.
Saatnya Kurangi Ketergantungan pada Platform Delivery
Memilih payment gateway untuk bisnis F&B cloud kitchen membantu menyelesaikan tiga masalah utama sekaligus: pendapatan yang tersebar di banyak platform, komisi yang menggerus margin, dan direct order yang masih mengandalkan transfer manual. Dengan sistem pembayaran sendiri, cloud kitchen bisa membangun kanal direct order yang lebih menguntungkan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada aplikasi pihak ketiga.
Jangan biarkan komisi platform terus menggerus margin keuntungan bisnis Anda. Daftar sebagai merchant iPaymu sekarang dan mulai bangun direct order untuk cloud kitchen Anda.

Jadilah Orang Pertama yang Berkomentar!